Potensi Indonesia Jadi Pemain Kunci dalam Ekonomi Syariah Global

November 15, 2018 By 0 Comments

Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Darmin Nasution menyatakan, Indonesia mempunyai potensi besar guna menjadi kunci dalam pertumbuhan ekonomi syariah global.

 

Itu dapat disaksikan dari jumlah warga muslim di Indonesia menjangkau 12,7 persen dari total populasi muslim dunia.

 

“Dengan jumlah warga sebesar itu, Indonesia pasti saja dengan sendirinya punya potensi besar guna menjadi pemain kunci dalam pengembangan ekonomi syariah secara global,” kata Darmin ketika membuka High Level Discussion Indonesia: Pusat Ekonomi Islam Dunia, di Gedung Bappenas, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

 

Darmin mengatakan, potensi besar itu ditandai dengan sekian banyak  kegiatan di sektor riil dan industri syariah.

 

“Kita ini pangsa warga muslim dunia, dari segi pengeluaran secara global tersebut kira-kira menjangkau 12 persen dari pengeluaran global pada 2016. Pangsa tersebut diproyeksikan bakal naik dari 2,1 triliun dollar AS pada 2016 menjadi 3 triliun dollar AS pada 2022,” kata Darmin.

 

Darmin menambahkan, dari segi pengeluaran konsumsi nilai transaksi makanan serta minuman halal pun turut memperbesar potensi ekonomi syariah. Hal tersebut karena nilai transaksi makanan halal global pada 2016 menjangkau USD 1,2 triliun atau 17 persen dari pengeluaran konsumsi makanan secara global.

 

Di sisi lain, kata Darmin potensi pasar ekonomi syariah pun dilihat dari sisi industri pariwisata halal di Indonesia di kancah global. Indonesia telah menempati peringkat keempat pasar konsumsi wisata halal dunia dengan nilai menjangkau USD 9,7 miliar.

 

“Mengingat besarnya pangsa pasar ekonomi riil syariah telah sepatutnya anda mengembangkan, membina sinergi sehingga dapat meningkatkan peran pada sekttor-sektor ekonomi riil syariah secara global,” tambah Darmin.